Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 April 2009

10 Kiat Mengembangkan Otak Anak

Anonymous writes "Dijelaskan oleh Dr Eddy Supriyadi SpA, dari RS Sardjito Yogyakarta, ada dua komponen dasar dalam perkembangan otak anak, yaitu lingkungan yang aman dan pengalaman positif.

Saat seorang bayi merasa tertekan, otak akan merespon dengan menghasilkan zat kortisol. Kadar kortisol yang tinggi akan memperlambat perkembangan otak. Lingkungan aman dan nyaman diperlukan bayi untuk membantu perkembangan otaknya. Beri respon saat bayi menangis maupun mengoceh.


Pengalaman yang diterima setiap hari juga akan membantu perkembangan otak anak. Aktivitas yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengajak anak ke pasar atau ke toko buku, menurut dokter anak lulusan UGM ini, sangat penting untuk pembentukan jaringan perkembangan sel otak.

Dr Eddy memberikan 10 tips bagi orangtua untuk membangun dasar perkembangan otak anak:
1. Beri perawatan dan kasih sayang yang adekuat selama masa kehamilan.

2. Beri nutrisi yang cukup. Enam bulan pertama kehidupan bayi, berikan kecukupan nutrisi dengan ASI.

3. Berikan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak.

4. Berbicaralah kepada bayi. Buat kontak mata saat berbicara dengan anak. Jangan lupa selalu tersenyum kepada anak.

5. Bila harus menitipkan anak, carilah tempat penitipan yang bermutu tinggi.

6. Kenalkan aneka ragam musik pada anak, dan bernyanyilah bersama.

7. Beri interaksi yang nyata dengan anak demi perkembangan otaknya. Jangan biarkan anak menonton televisi terlalu lama. Batasi waktunya.

8. Beri ruang bagi anak untuk dapat berinteraksi dengan teman sebaya.

9. Redakan stres pada orangtua. Orangtua yang mengalami stres cenderung mengalihkan stres kepada anaknya. Bila Anda merasa stres, cobalah bercerita kepada orang yang dekat dengan Anda.

10. Ingat, otak tidak akan pernah berhenti berkembang. Jadi, beri stimulasi sebanyak-banyaknya secara terus-menerus.

Senin, 13 April 2009

10 Jurus Mendapatkan Foto Berkualitas dengan Ponsel

Anonymous writes "



Jakarta -detik.com- Kamera saat ini menjadi fitur yang cukup penting dalam penggunaan ponsel. Kualitas kamera dalam ponsel seringkali menjadi pertimbangan utama pemilihan sebuah produk.


Ponsel dengan kamera berkualitas baik biasanya mahal, namun dengan ponsel berkamera standar pun kita sebenarnya bisa memaksimalkan fitur menarik ini dengan teknik pengambilan gambar yang baik. Dikutip dari detikINET dari dPS, Rabu (2/4/2008), berikut ini 10 hal yang harus diperhatikan untuk mendapat hasil gambar yang baik dari kamera ponsel.

1. Pencahayaan yang Cukup
Semakin baik pencahayaan, akan semakin baik pula hasil foto yang didapat. Hasil pemotretan di luar ruangan bisanya lebh baik daripada di dalam ruangan karena cahaya lampu harus diseimbangkan dengan cahaya lin agar objek terlihat natural.

2. Atur Jarak Kamera dan Obyek
Kamera ponsel memiliki resolusi yang terbatas bila dibandingkan dengan kamera digital sehingga obyek yang difoto harus berjarak dekat agar obyek tak terlihat kecil. Pengaturan jarak kamera dan obyek dapat diatur dengan fitur zoom. Sebaliknya, foto dengan jarak yang terlalu dekat dengan obyek menyebabkan distorsi dan foto yang tidak fokus.

3. Jaga Kestabilan Kamera
Tidak hanya kamera ponsel, kamera apapun juga akan menghasilkan foto yang baik dalam keadaan stabil. Semakin stabil kamera, semakin baik foto.

4. Gunakan Fitur Edit Foto
Edit foto dengan fitur yang ada dalam ponsel sesuai kebutuhan sehingga hasil foto sesuai dengan keinginan.

5. Simpan Semua Hasil Jepretan Foto
Jangan terburu-buru membuang foto yang terlihat jelak di ponsel karena di foto tersebut bisa saja terlihat bagus saat ditampilkan di layar komputer dengan berbagai editan dari software tertentu.

6. Gunakan Zoom Apabila Diperlukan
Fitur zoom yang ada di ponsel boleh saja digunakan jika memang diperlukan, namun hasil foto akan lebih baik jika pengaturan jarak dilakukan manual bukan dengan zoom.

7. Cari Foto Dengan Angle yang Berbeda
Foto-foto aneh seringkali dianggap unik. Ambil foto dengan angle yang tidak biasa, sehingga hasil foto pun menjadi luar biasa.

8. Atur Susunan Objek Foto
Keseimbangan dan keteraturan objek yang akn difoto akan menentukan bagus tidaknya hasil jepretan.

9. Jaga Kebersihan Lensa Kamera
Simpan ponsel di tempat aman. Meskipun kamera ponsel tidak sesensitif kamera digital, namun kebersihannya tetap harus terjaga sehingga pemanfaatannya maksimal.

10. Pilih Resolusi Tertinggi
Semakin tinggi resolusi kamera akan semakin baik foto yang didapat, meskipun memori yang dibutuhkan akan semakin besar.

Senin, 16 Maret 2009

10 Tips pengisian SPT Pribadi

Anonymous writes "Kesulitan mengisi SPT ? Ini dia Tips-nya.


1. Pisahkan antara penghasilan yang merupakan Objek Pajak seperti gaji dan keuntungan penjualan mobil dan yang bukan Objek Pajak seperti warisan dan hibah dari orang tua kepada anak. Kemudian yang merupakan Objek Pajak dipisahkan lagi antara yang merupakan Objek PPh Final seperti sewa tanah dan bangunan serta bunga deposito, dan yang bukan merupakan Objek PPh Final seperti gaji, deviden, dan lain-lainnya.

2. Minta dan lampirkan bukti pemotongan/pemungutan pajak dari tempat Anda bekerja/pihak-pihak lain baik dari dalam ataupun luar negeri pada SPT Tahunan Anda, termasuk bukti pembayaran fiskal luar negeri yang dibayarkan saat bertolak ke luar negeri dan zakat yang dibayarkan kepada lembaga amil zakat yang disahkan pemerintah.

3. Jika penghasilan hanya dari satu pemberi kerja, pajak dalam SPT Tahunan = Form 1721 A1 dari Pemberi Kerja.

4. Jika Anda merupakan pengusaha dengan omzet tidak lebih dari Rp 1,8 Milyar setahun, maka buat rekapitulasi pemasukan Anda selama tahun 2008.

5. Jika Anda merupakan pengusaha dengan omzet lebih dari Rp 1,8 Milyar setahun, maka segera inventarisir penghasilan dan biaya-biaya usaha Anda selama tahun 2008.

6. Identifikasikan dan laporkan harta dan kewajiban yang sebenarnya Anda miliki hingga tahun 2008 dan arsipkan dokumen-dokumennya dengan baik.

7. Buat dan lampirkan daftar tanggungan pada SPT Anda berdasarkan kondisi awal tahun dan perhitungkan orang tua, mertua dan anak Anda yang belum dewasa yang tidak memiliki penghasilan sebagai tanggungan Anda.

8. Hindari penggunaan rekening bank untuk menerima uang titipan pihak lain dalam jumlah besar. Bila terpaksa dilakukan, usahakan didukung dengan dokumen tertulis/pernyataan dari dua belah pihak.

9. Segala pinjaman dan pembelian harta usahakan didukung dengan dokumen tertulis.

10. Lakukan pembayaran pajak akhir tahun sebelum SPT Tahunan disampaikan dan hindari penyampaian SPT pada hari terakhir batas waktu penyampaian SPT.
"

Kamis, 12 Februari 2009

Tiga Cara Motor Aman Menerjang Banjir

Peringatan buat pengendara motor! Februari ini hujan masih mengguyur deras dan "kolam raksasa" akan bertebaran di jalanan. Menghadapi situasi ini, biasanya pemilik motor nekat menerobos hujan, berjuang sampai titik darah penghabisan alias tunggangan berhenti (mati mesin). "Kalau punya pilihan, mending berputar, cari jalan yang lebih aman, tidak banjir," ungkap Joseph Anthony Tan, Kepala Training Roda Dua PT Suzuki Indomobil Motor.

Karena tidak punya pilihan dan banjir harus diterjang, ada tiga pilihan untuk menerobosnya. Hanya, seberapa tinggi airnya?

Didorong
Paling aman, baik Joseph maupun Benny Djatiutomo, juragan bengkel Star Motor, menganjurkan motor didorong dan mesin dalam keadaan mati. Tujuannya menghindari air tersedot lewat filter udara atau lubang pernapasan sehingga air yang lewat ke mesin terhindarkan.

Menurut Joseph, perhatikan juga jenis motornya. Kalau model sport relatif tidak terlalu masalah. "Untuk ketinggian 40 cm dengan posisi mesin tegak tidak masalah," tegasnya. Beda jika motornya skubek. Posisi cover CVT yang rendah, lanjutnya, sangat memungkinkan air masuk dari lubang pembuangan. "Air yang nyelinap ke dalam cover bisa bikin belt CVT selip," tutupnya.

Selepas menerjang banjir, cepat periksa beberapa komponen. "Lepas knalpot, pastikan air tidak ada di lubang pembuangan dan segera keringkan," pinta Benny.

Jalan stasioner
Jika ketinggian air di bawah 40 cm boleh diterobos. Namun, Joseph mengingatkan, pastikan kondisi kabel kelistrikan dalam keadaan baik agar tidak terjadi korsleting. Kemudian, waspadai air masuk ke karburator, tandanya mesin berbunyi mbrebet. Parahnya kalau air masuk ke ruang bakar, efeknya water hammer. "Piston seperti menabrak dinding keras," ungkap Benny. Benny juga mengatakan, kalau hal itu sudah terjadi, bukan hanya piston yang kena, melainkan seluruh komponen dalam, seperti kruk as dan klep, harus diganti dan pasti turun mesin.

Pesan Joseph lainnya, sebelum menerjang banjir, ada baiknya knalpot ditutup dengan plastik. Kemudian, filter udara harus terpasang untuk mencegah air masuk ke ruang pembakaran.

Digeber
Kalau motor tetap digeber, perhatian buat motor yang posisi mesinnya tidur. Peluang air masuk ke mesin melalui filter udara sangat besar. Untuk motor sport tertolong lantaran posisi mesin tegak. Namun, tidak tertutup kemungkinan air bisa masuk.

Untuk motor bebek tidak dianjurkan digeber dengan kecepatan sedang. "Sudah pasti air masuk ke dalam busi (mesin mati) atau karburator (mbrebet)," bilang Joseph. Buat skubek malah lebih berisiko. Di luar mesin, kata Joseph, velg yang kecil bisa jadi masalah. Terutama di genangan air terdapat lubang. "Kalaupun tidak terjatuh, ya velg rusak."